Yanto Weron kaget bukan main saat mendapat kabar anaknya ditangkap polisi atas kepemilikan ganj, Rabu (10/12/2014). Yanto yang saat itu sedang terlelap tidur siang, langsung terbangun ketika handponenya berdering. Warga Sagulung Baru, blok P No.122 ini, langsung dikabarkan oleh pria melalui saluran selular kalau anaknya ditangkap polisi bersama temannya karena kepemilikan daun ganja. "Saya langsung kaget dan orang yang telepon itu mengaku anggota polisi. Dalam pembicaraan itu, orang tersebut menawarkan mau damai atau tidak. Karena teman anak saya, kata orang itu sudah damai dengan memberikan Rp 5 juta,"katanya. Selanjutnya, Yanto saat itu menyampaikan kepada polisi gadungan itu, tidak punya uang sebesar yang diminta. Dia pun menawarkan Rp 500 ribu, namun langsung orang tersebut mengancam akan melanjutkan kasus itu. "Karena diancam akan dilanjutkan kasusnya, saya pun langsung bilang bahwa hanya punya Rp 2,5 juta. Itu pun habis gajian. Kalau Rp 5 juta s...